Jangan Keburu Nafsu Beli SHOT MESSENGER Sebelum Tahu Fakta Ini

Hello IM-ers Indonesia yang sedang terus berjuang supaya bisa konsisten profit !!! SALAM SEMANGAAAAT !!!

Sesuai dengan janji kemarin lusa di Facebook, hari ini Saya akan sharing informasi hasil membedah Shot Messenger. Buat Anda yang belum tahu apa itu Shot Messenger (disingkat SM), silahkan lihat sales pagenya di http://goo.gl/xduvrw

Intinya sih SM berfungsi membuat FB Messenger Anda menjadi auto responder sederhana. Dia bisa bikin auto comment, auto message reply, dan kirim broadcast.

Di luar sana aplikasi yang mirip ini ada Crediresponse-nya Teknikforce dan juga Storabot (lokal punya ini, mantaaaapphhh). Ada juga sih yang dijual di code canyon tapi Saya lupa namanya.

However, please jangan nanya perbandingan antara Shot Messenger vs Crediresponse vs Storabot karena Saya cuma beli Shot Messenger saja. Yang pasti semua ada plus minusnya.

 

Mari Kita Bedah

Well… Begitu Anda sudah login ke SM, Anda akan diminta me-connect-kan SM dengan akun Facebook Anda.

Begitu statusnya sudah connected, seluruh Fanpage yang Anda kelola akan muncul. By default, SM tidak akan bisa menjalankan programnya sampai Anda mengaktifkan SM di Fanpage yang diingkan.

Pilih ON di “Page Enabled” agar SM dapat berjalan di Fanpage

Setelah Anda pilih me-ON-kan Fanpage yang diingkan, lanjutkan klik nama Fanpage. Anda akan dibawa ke dashboard.

 

Setelah dashboard muncul, barulah Anda pilih fitur mana yang akan digunakan. Sekarang Kita akan masuk ke fitur pertama.

 

Fitur 1: Auto Comment

Auto comment ini intinya tiap kali ada orang yang komen di  Fanpage kita dengan kata tertentu (keyword), maka SM akan otomatis kasih balasan. Misal ada orang komen “cod” (tanpa tanda pagar), nanti SM langsung bantu jawab “Kami melayani cod di wilayah Jalan Sudirman dan Kuningan dengan tambahan biaya 5.000”.

Untuk testing, Saya coba menggunakan 3 keyword; info, mau, want.

 

Saya tambah 1 keyword lagi yaitu: nego. Detailnya bisa lihat gambar di bawah ini:

Keterangan:

  1. Post ID, diisi bisa kolom reply for specific post di tick/check/centang. Disini Anda bisa me-set agar auto comment hanya berjalan di pos tertentu. Kalo nggak di centang, berarti auto comment-nya berjalan untuk semua post.
  2. Comment, diisi keyword atau kata kunci. Kelemahan dari SM adalah keyword yang diketik harus exact. Maksudnya jika kita set keyword: nego, maka auto comment hanya bisa berjalan jika isi komentarnya hanya kata: nego.  Kalo orangnya ngetik komen: nego dong say, ya fitur auto commentnya nggak jalan. Jadi Anda harus bisa memancing orang untuk komentar sama persis dengan yang Anda set.
  3. Reply, diisi dengan kata-kata balasan.
  4. Media Link, diisi url link gambar hanya jika Anda balas komentarnya mau pakai gambar.
  5. Reply type, diisi Public maka balasannya muncul di kolom komentar yang sama. Kalo diisi Private maka balasannya bukan di komentar tetapi langsung japri a.k.a PM ke orang yang komen. Kebayang nggak Reply Type Private ini bisa dipake buat apa aja? Hint: salah satunya untuk menghindari orang yang tau-tau komentar di Fanpage Anda “Beli di Saya aja, lebih murah 50 ribu”.
  6. Add comment, klik untuk simpan begitu Anda sudah selesai setting.

Ini nih hasil setting auto comment di atas:

Orang Komentar (OK): nego

Shot Messenger (SM): mau nego berape Lo? + gambar bebek manyun biar orangnya males nego, hahaha

OK: mau

SM: (jawab lewat japri/FB Messenger) harganya hanya 150.000 saja 🙂

Silahkan Anda kembangkan sendiri sesuai dengan kreatifitas Anda.

 

Fitur 2: Auto Message Reply

Fitur auto message reply ini fungsinya adalah untuk menjawab chat di FB Messenger secara otomatis. Lebih tepatnya menjawab keyword. Misalnya, dari contoh OK dan SM di atas, OK ngetik: diskon. SM bisa jawab otomatis: beli 2 hanya 280.000 saja. Berikut contoh auto message reply yang Saya buat ketika ngetes SM:

Sama seperti fitur auto comment, ketika Anda membuat auto reply message Anda diminta mengisi kata kunci di kolom keyword dan balasan chat di kolom reply. Disini juga terdapat kolom untuk memasukkan media berupa image, video, audio, dan file.

Jujur saja, dalam tes yang Saya lakukan, Saya hanya berhasil menggunakan image link. Ketika saya mencoba memasukkan link video youtube ke video link, videonya tidak berhasil diupload. Mungkin URL link yang saya masukkan tidak tepat karena saya tidak memasukkan link berakhiran .mpeg / .wmv / .mov atau format video lainnya.

Untuk audio link dan file link juga tidak Saya tes. Jadi, yang bisa Saya pastikan adalah image link-nya bekerja. Berikut hasil tes-nya:

OK: harga nett

SM: harga nettnya udah segitu bos. Kagak bisa  turun lagi. Sorry

OK: nego deh

SM tidak  merespon karena keyword yang di-set hanya nego, nggak pake deh

OK: nego

SM: sorry ye. harga pas… noh dicek di toko sebelah

OK: pelit

SM: sebodo amat

OK: harga nett

SM: harga nettnya udah segitu bos. Kagak bisa  turun lagi. Sorry. + gambar bebek manyun

Lho kok yang harga nett atas dengan harga nett yang bawah hasilnya beda? Kok yang bawah ada gambarnya?

Iya benar beda. Jadi setelah Saya bikin yang harga nett atas kemudian Saya penasaran, bisa nggak ya auto reply yang sudah ada dihapus kemudian dibuat lagi yang sama persis. Jangan-jangan softwarenya nggak bisa atau bisa tapi muncul bug.

Akhirnya Saya ngetes deh dengan kata-kata yang sama persis plus tambah gambar dan hasilnya adalah bisa. Jadi Anda tidak usah takut salah, karena Anda bisa delete dan bikin ulang dengan keyword yang sama. Yang nggak bisa itu kalo 1 keyword dipake untuk 2 reply yang berbeda.

 

Fitur 3: Broadcast

Shot Messenger ini punya fitur broadcast sederhana. Kok sederhana? Karena broadcastnya hanya bisa ke orang-orang yang sudah pernah chat di FB Messenger dengan Fanpage Anda dan di dalam satu Fanpage, Anda tidak bisa mengelompokkan orang-orang yang di-broadcast berdasarkan kriteria tertentu. Jadi  broadcastnya one for all  alias satu untuk semua.

Keterangan:

  1. Header text, diisi kalimat rayuan agar orang yang baca mau klik salah satu tombol di bawahnya.
  2. Button text, tombolnya dikasih nama apa.
  3. Link, diisi URL link atau smart sequences postback link. Nanti Kita bahas apa itu smart sequences.

Dan inilah hasil tes broadcast-nya:

Sebelum Saya bahas tentang smart sequences, Saya mau tanya 2 pertanyaan:

  1. Setelah baca sampai ke titik ini apakah Anda semakin ragu dan memutuskan untuk tidak jadi beli ataukah Anda semakin yakin untuk jadi beli?
  2. Anda yakin dengan jawaban Anda?  Yakin jawaban Anda tepat? ……Hahahahaaa (devil’s laugh)…..

======Stop baca jika Anda sudah yakin untuk tidak beli======

Ngapain lanjut baca kalo emang udah yakin nggak beli. Tutup halaman ini sekarang juga dan lanjutkan scrolling newsfeed Facebook. Biarkan saja pesaing Anda yang tertarik membeli yang melanjutkan membaca artikel ini. Biarkan saja pesaing Anda yang sudah yakin untuk beli SM ini yang akan mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan special offer di akhir artikel ini. Biarkan saja. Toh Anda tidak rugi apa-apa, ya kan?

===Sekali lagi STOP BACA jika Anda sudah yakin untuk tidak beli===

 

Smart Sequences

Smart sequences terdiri dari 2 built-in-blocks dan 4 sequences blocks yang memudahkan Anda dan calon customer Anda dalam balas-balasan chat di FB Messenger karena yang calon customer lakukan hanya klik sana klik sini.

1. Welcome Message

SM akan menyapa tiap calon customer saat dia pertama kali masuk ke FB Messenger Fanpage Anda dan mulai chatting.

2. Default Answer

Default answer adalah cara sapu jagat. Artinya apapun yang diketik oleh calon customer, default answer selalu muncul. Di default answer, Anda bisa mengisi text, gambar, maupun url link.

Dari hasil pengetesan, default answer ini punya keterbatasan yaitu jumlah box yang bisa dibuat hanya beberapa. Jumlah pastinya Saya tidak tahu karena tidak ngetes secara detail. Yang pasti pada saat Saya membuat 10 box, tidak semua box berhasil muncul pada saat tes chat di FB Messenger.

 

3. Sequences Blocks

Di SM terdapat 4 sequences blocks. Di dalam 1 block, Anda bisa mengisi dengan text, gambar, maupun url link. Sebenarnya ada fitur buat menambahkan galery, tapi saat Saya tes gambar yang muncul hanya gambar no.1. Jadi ya sama saja tidak bisa dipakai.

 

Tes sequences blocks menggunakan galery dan image. Hasilnya galery tidak bisa digunakan karena gambar yang muncul hanya gambar no.1.

 

Yup! Itulah semua fitur yang ada di aplikasi Shot Messenger. Anda sudah baca kelebihannya apa dan kekurangannya apa. Oh iya, satu hal lagi yang menurut Saya jadi kekurangannya SM ini. Dia belum ada fitur personalisasi panggilan. Jadi Anda belum bisa membuat auto reply “Halo Bunda {{First_Name}}, mukena katun jepang ini harganya 187.000 saja. Free ongkir seluruh Indonesia”.

Maka dari itu Saya pribadi menilai aplikasi ini nilainya 7.5 karena bisa membantu membalas komentar di page, membalas chat di FB Messenger, dan juga untuk broadcast.

Pendek kata SM ini bisa dipake untuk list building sederhana di Facebook. Anda pasti pernah melihat tulisan para mastah IM bahwa “the money is in the list beibeh” sluuuuurrrppp, hahahaha….

Kalo Anda masih ragu dan ingin cari info terkait SM lagi, Anda bisa berkunjung kesini https://productssupport.freshdesk.com/support/solutions/folders/17000110871. Itu adalah tutorial cara penggunaan SM.

Here comes My offer

Oke…  Anda sudah membaca sharing Saya dalam membedah aplikasi Shot Messenger. Saat ini Anda sudah semakin yakin untuk memutuskan tidak jadi beli atau jadi beli.

Khusus untuk Anda yang masih 50:50 (fifty-fifty) memutuskan untuk jadi beli aplikasi seharga $47 (setara Rp 625.100, kurs 13.300) ini atau tidak, Saya akan membantu Anda memudahkan mengambil keputusan.

Perhatikan 1 kalimat berikut ini.

Ada 30 lisensi Shot Messenger resmi, up to 25 Fanpage – dengan login resmi di shotmessenger.com, yang per lisensinya bisa Anda dapatkan hanya dengan Rp 187.000 saja. Silahkan Anda bayangkan value/manfaat/keuntungan yang Anda dapatkan dengan Rp 187.000 tersebut dan

>>>>>>>>Klik di sini untuk ambil kesempatan terbatas ini<<<<<<<<<

Jika Anda yakin untuk tidak beli, segera tutup halaman ini dan silahkan lanjutkan scrolling newsfeed Facebook Anda. Biarkanlah pesaing Anda yang mengeluarkan Rp 187.000 untuk aplikasi senilai $47 ini. Biarkanlah pesaing Anda yang memanfaatkan kesempatan sangat terbatas ini dan merasakan keuntungannya.

Toh Anda tidak rugi apa-apa. Kalopun Anda sekarang pergi dan saat besok datang kembali menemukan bahwa kesempatan ini sudah hilang, Anda masih bisa beli aplikasi lain seharga $47 atau lebih. Ya kan?

Demikianlah sharing bedah SM dari Saya. Semoga membantu Anda mengetahui aplikasi ini apa adanya sebelum Anda memutuskan untuk membeli atau tidak. Akhir kata Saya mohon maaf kalo ada kesalahan dan kekurangan baik yang disengaja atau tidak. Saya hanya mencoba memberikan review yang jujur berdasarkan pengalaman pribadi.

SALAM SEMANGAAAAT !!!

Leave a Reply